Posts

Showing posts from June, 2018

Jakarta Kembali Ramai Usai Libur Lebaran

Image
Jakarta, 23/6 (Antara) - Suasana di kawasan Ibu Kota Jakarta kembali ramai setelah berakhirnya masa cuti bersama Lebaran 2018, sementara sebaliknya di berbagai ruas jalan tol yang dalam beberapa hari terakhir selalu dipadati kendaraan pemudik, kini relatif lengang.

Puncak arus balik Lebaran sudah terjadi pada Selasa (19/6) dan Rabu (20/6) lalu. Kantor-kantor pemerintah maupun swasta sudah mulai berjalan normal sejak Kamis (21/6), meskipun sebagian karyawan swasta baru mulai masuk kerja pada Senin (25/6).

Keramaian Ibu Kota Negara itu mulai terlihat di sejumlah titik, seperti di sekitar kawasan Monumen Nasional (Monas) dan titik-titik transportasi massal di sekitarnya. Demikian pula terpantau di kereta rel listrik (KRL) Commuter Line yang sudah mulai ramai penumpang sejak Sabtu pagi. KRL tujuan Jakarta Kota dan Tanah Abang dari Bogor terlihat ramai oleh rombongan keluarga.

Sementara itu, di sepanjang ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada H+7 Lebaran Sabtu pagi hingga siang, dari dan me…

Korban Tenggelam Jolloro Wajib Dapat Santunan

Image
Makassar, 13/6 (Antara) - Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menegaskan bagi seluruh korban kecelakaan kapal nelayan (jolloro) yang meninggal dunia di perairan Selat Makassar akibat tenggelam, wajib diberikan santunan.

"Semua korban tenggelam akan difasilitasi Pemkot Makassar sampai pada pemakamannya, para korban meninggal akan mendapat santuan dari Jasa Raharja," tutur Ramdhan saat memberikan keterangan pers di Rumah Sakit Jalla Ammari TNI Angkatan Laut, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu malam.

Selain itu, seluruh korban yang mengalami kecelakaan tetap mendapat perawatan dengan baik termasuk yang masih berada di dua rumah sakit yakni Akademis dan RS Jalla Ammari TNI AU.

"Tetap diberikan perawatan penuh dan semua akan ditanggung Pemkot Makassar, mengingat korban terdaftar sebagai warga Makassar dari Kecamatan Sangkarang," ujarnya kepada wartawan.

Saat memberikan keterangan pers tersebut bersama Kabid Humas Polda Kombes Pol Dicky Sondani, Kabiddokes Polda Sulsel Ko…

Membumikan Pancasila Sejak Usia Dini

Image
Manado, 2/6 (Sampetoding) - Kemajuan suatu bangsa sangat bergantung pada generasi penerus sejak usia dini hingga beranjak pemuda. Terlebih dalam menghadapi persaingan dengan kemajuan bangsa lain pada masa yang akan datang, merekalah andalannya.

Suatu bangsa yang besar harus mampu bersaing dengan bangsa lain dalam hal apapun.

Dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia, terjadinya perubahan emosional, sikap, tingkah laku, opini, dan motivasi merupakan cerminan secara signifikan terhadap pemahaman, penghayatan, dan pengamalan terhadap nilai-nilai Pancasila.

Demokratisasi yang tidak terkendali dan tidak didasari dengan pemahaman nilai-nilai Pancasila telah memunculkan sikap individualistis yang sangat jauh berbeda dengan nilai-nilai Pancasila yang lebih mementingkan keseimbangan, kerja sama, saling menghormati, kesamaan, dan kesederajatan dalam hubungan manusia dengan sesama lainnya.

Semua dampak euforia reformasi yang dihadapi saat ini, perlu disikapi oleh segenap komponen bangsa melalu…

Polisi Pun Bukan Jaminan Kebal Ideologi Teroris

Image
Jakarta, (Sampetoding, 31/5/2018) – Organisasi teroris meracuni pikiran masyarakat melalui beragam cara, dari yang paling halus sampai paling kasar, dari tradisional sampai modern, dari cara tersembunyi sampai terang-terangan. Dengan caranya mereka menciptakan mesin pembunuh dibalut dogma agama yang dipelintir habis-habisan, melahirkan zombie-zombie, mayat hidup yang siap di-remote jarak jauh kapan harus meledakkan diri.

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sudah terang-terangan menunjuk tujuh kampus negeri ternama disusupi paham radikal. Yaitu Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Diponegoro, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Airlangga, dan Universitas Brawijaya.

Selain itu, BNPT menilai kampus negeri maupun swasta menjadi sasaran baru dan empuk bagi penyebar radikalisme, khususnya pada jurusan eksakta dan kedokteran. Bahkan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir meliha…

Mengenang Soekarno dan Soeharto

Image
Pada bulan Juni tahun 2018 ini, rakyat Indonesia menghadapi kesibukan yang luar biasa. Mulai dari menunaikan ibadah puasa terutama bagi umat Islam yang dilanjutkan Hari Raya Idul Fitri, pilkada 27 Juni di 171 daerah, baik provinsi, kabupaten dan kota termasuk hari lahirnya Pancasila 1 Juni.

Akan tetapi pada bulan ini juga ada dua peristiwa penting lainnya yang tak patut dilupakan, yakni memperingati hari lahirnya Sang Proklamator Soekarno serta Soeharto, yakni 6 Juni sebagai lahirnya Bung Karno serta 8 Juni untuk Pak Harto. Bung Karno lahir di Surabaya, Jawa Timur, sedangkan Soeharto lahir di Desa Kemusuk, Yogyakarta.

Apabila berbicara tentang Sang Proklamator maka rakyat Indonesia, siapa pun juga orangnya, pasti tidak akan pernah kehabisan bahan alias topik pembicaraan. Misalnya mulai dari perannya saat membacakan teks Proklamasi Negara Kesatuan Republik Indonesia, perannya yang amat penting saat melahirkan Pancasila hingga peran yang amat menentukan selama menjadi kepala negara selam…