Posts

Showing posts from July, 2018

Waskita Karya Penuhi Tuntutan Warga Terdampak Tol

Image
Tegal, 31/7 (Sampetoding) - Perseroan Terbatas Waskita Karya, Selasa, akhirnya memenuhi tuntutan warga yang terdampak pembangunan tol di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, setelah anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Dewi Aryani tampil sebagai mediator bagi pihak yang bersengketa itu.

Pertemuan kedua belah pihak di Balai Desa Kebandingan, Kecamatan Kedungbanteng melahirkan kata sepakat bahwa PT Waskita Karya mengabulkan seluruh tuntutan masyarakat, seperti pencopotan pagar kawat duri di Persawahan Desa Kebandingan.

Usai pertemuan itu, Dewi Aryani kepada Antara mengatakan bahwa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang konstruksi itu akan membangun irigasi secara permanen sepanjang jalan area pertanian.

"Dalam pembangunan itu, PT Waskita Karya akan melibatkan masyarakat sekitar dan prinsip pelaksanaannya secara swakelola. Dengan demikian, menyerap tenaga kerja di daerah sekitar," kata Dewi.

Bahkan, kata wakil rakyat asal Dapil 9 Jateng (Kabupaten Brebes, Tegal, dan Kabu…

Duterte Lanjutkan Perang Narkoba Menakutkan

Image
Manila, (Sampetoding 31/7/2018) - Presiden Filipina Rodrigo Duterte dalam pidato kenegaraan tahunan pada Senin (23/7), mengaku akan meneruskan momentum kebijakan perang narkoba berdarah yang menakutkan sebagaimana sudah dilakukan sepanjang dua tahun terakhir.

Di depan para anggota Kongres, Duterte mengatakan bahwa perang terhadap narkoba yang telah menewaskan ribuan orang sehingga dikecam dunia internasional "masih jauh dari kata usai."

"Perang terhadap obat-obatan terlarang tidak akan dikesampingkan. Kami akan melakukannya dengan tegas dan menakutkan sebagaimana pertama kali dijalankan," kata Duterte, yang kebijakannya kini tengah diselidiki oleh Pengadilan Kejahatan Internasional (ICC).

"Jika perhatian kalian tertuju pada hak asasi manusia, maka perhatian saya adalah kehidupan manusia," kata dia sambil menambahkan bahwa perang narkoba bertujuan untuk menghentikan obat-obatan yang telah menghancurkan keluarga Filipina.

Sejak kebijakan perang narkoba dimula…

Perkawinan Dini Masih Bayangi Anak Indonesia

Image
Surabaya, 22/7 (Atto Sampetoding) - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah mencanangkan Indonesia Layak Anak (Idola) 2030 sebagai sasaran antara untuk mewujudkan Generasi Emas 2045.

Untuk mewujudkan Idola 2030, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah merintis program Kabupaten/Kota Layak Anak, yang bersifat dari bawah ke atas, mulai dari Desa/Kelurahan Layak Anak dan Kecamatan Layak Anak.

Program Kabupaten/Kota Layak Anak memiliki 24 indikator yang intinya merupakan upaya-upaya perlindungan anak dan memberikan kepentingan terbaik anak berdasarkan Konvensi Hak Anak.

Namun, permasalahan-permasalahan yang terjadi dan dihadapi anak-anak Indonesia masih terus menjadi ancaman bagi pencapaian Idola 2030, salah satunya permasalahan perkawinan anak.

Perkawinan anak masih saja terjadi di berbagai daerah, yang pemberitaannya menjadi perhatian masyarakat. Peristiwa terakhir yang sempat diberitakan media terjadi di Kabupaten …

Freeport dan Reinkarnasi Soekarno

Image
Tangerang, (Atto Sampetoding, 15/7/2018) – Katakanlah reinkarnasi itu benar ada, dalam konteks tiga setengah tahun perjuangan Jokowi mengembalikan Freeport ke pangkuan Ibu Pertiwi bagaikan reinkarnasi Soekarno dalam diri Jokowi.

Sejarah mencatat Presiden pertama RI Soekarno sangat anti asing, terkenal dengan slogannya Inggris kita linggis, Amerika kita seterika. Soekarno menentang keras segala bentuk intervensi asing, termasuk investasi asing. Walaupun untuk itu ia mengajak rakyatnya hidup dalam kemiskinan. Sepertinya Soekarno hendak berkata lebih baik miskin tapi terhormat, daripada kaya tapi tidak punya harga diri.

Ketika kekuasaan beralih dari Soekarno ke Soeharto, belum genap sebulan Soeharto jadi presiden, Freeport perusahaan asing pertama masuk ke Indonesia. Sampai di sini sejarah berbelok. Secara fisik Indonesia merdeka, namun kenyataan penjajahan ekonomi terus berlangsung. Eksploitasi tambang emas memberi manfaat sangat besar bagi asing, dan manfaat sangat sedikit bagi rakya…

Jokowi Bapak Papua Indonesia

Image
Jayapura, (Atto Sampetoding 11/7/2018) – Presiden Joko Widodo sejak awal kepemimpinannya memberikan perhatian khusus pada Papua, daerah kaya emas namun terbelakang dalam kesejahteraan. Karena perhatiannya itulah kemudian ada yang menyebut Jokowi sebagai Bapak Papua Indonesia.

Rakyat Papua mengalami dan merasakan langsung perhatian Jokowi itu, hingga Wakil Gubernur Papua terpilih Klemen Tinal berani mengatakan, 95 persen penduduk Papua dipastikan mendukung dan memilih Joko Widodo saat pemilihan presiden 2019.

Menurut Kleman, masyarakat di Papua dipastikan akan mendukung dan memilih Jokowi saat Pilpres 2019 karena warga menikmati hasil pembangunan yang dicapai pada era Jokowi.

"Hasil pembangunan sudah dirasa masyarakat bahkan Jokowi merupakan satu satunya Presiden yang sudah sembilan kali berkunjung ke berbagai kota di Papua," kata Klemen Tinal yang juga menjabat Ketua DPD Golkar di Papua, dilansir Antara dan disajikan pada Blog milik Atto Sakmiwata Sampetoding.

Ia mengatakan…