Posts

Showing posts from November, 2018

Budi Noviantoro Ingin Ciptakan Kereta Cepat

Image
Belum ada satu tahun Budi Noviantoro menduduki jabatan sebagai direktur utama perusahaan manufaktur kereta api, yakni PT Industri Kereta Api (API). Namun Ia memiliki mimpi untuk membuat terobosan, salah satunya adalah menciptakan kereta cepat.

Tidak ada alasan bagi pria kelahiran Bojonegoro, Jawa Timur, 17 November 1960, ini untuk tidak mewujudkan mimpinya itu, setidaknya di 2025.

"Saya ingin membuat kereta cepat 'made in Indonesia', harapan saya 2025 itu sudah punya 'protoype' dan teruji," ujarnya. (Jakarta, 18/11, Antara)

Artinya, desain kereta cepat sudah tervalidasi dengan kecepatan 250 kilometer per jam. Untuk mencapai impian itu, Budi menyebutkan dua hal yang paling dibutuhkan, yaitu sumber daya manusia (SDM) dan fasilitas uji.

Karena itu, pria lulusan Teknik Sipil Institut Teknologi Surabaya (ITS) itu telah menandatangani nota kesepahaman dengan sejumlah universitas, seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), ITS dan Universitas D…

Mamasa Diguncang 217 Kali Gempa

Image
Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar mencatat gempa tektonik yang mengguncang Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat selama sepekan terjadi sebanyak 217 kali.

"Kalau berdasarkan data pencatatan yang ada di BMKG itu selama sepekan, Mamasa diguncang selama 217 kali," ujar Koordinator Gempa Bumi Balai Wilayah IV Makassar Jamroni di Makassar, Jumat. (Makassar, 9/1, Antara)

Jamroni mengemukakan, gempa yang terjadi di Kab. Mamasa itu berkisar mulai dari magnitudo tiga Skala Richter (SR) hingga lima SR.

Gempa tektonik di Mamasa yang terjadi secara beruntun sejak sepekan lalu, bersahut-sahutan, mengguncang bumi Makassar. Aktivitas gempa tektonik ini dimulai sejak Sabtu, 3 November 2018. Gempa yang pertama kali ini terjadi dengan magnitudo 3,7 pada pagi dini hari pukul 3.40.38 Wita.

Pada hari pertama tercatat kejadian sebanyak 17 gempa. Gempa paling kuat yang terjadi memiliki magnitudo 4,9. Dampak gempa berupa guncangan dirasakan di wilayah Mamasa …

Anak Pengungsi Jonoge Tetap Gembira

Image
Sejumlah anak pengungsi Desa Jonoge yang ada di lokasi pengungsian di Desa Pombewe, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah tampak tetap gembira mengisi hari-hari selama pascagempa bumi 7,4 SR terjadi pada 28 September 2018 itu dengan bermain berbagai jenis permainan usai pulang sekolah. (Antara, Sigi, 5/11)

Informasi yang diperoleh, Selasa, anak-anak korban gempa yang berada di lokasi pengungsian di Desa Jonoge setiap hari mengisi waktu mereka bersamain bersama.

Mereka nampak begitu menikmatinya, padahal selama lebih satu bulan harus tinggal di lokasi pengungsian karena desa dan sekolah telah hancur diterjang gempabumi dasyat tersebut.

Permainan yang mereka lakukan setiap harinya usai pulang sekolah antara lain olahraga bulutangkis dan sepak bola serta sejumlah permainan lainnya.

Saat mereka larut dalam permainan, tidak terlihat lagi rasa trauma , padahal akibat bencana alam gempabumi sesungguhnya telah membuat mereka sengsara karena tidak bisa lagi tinggal di rumah sendiri karena sudah hancur …