Ustaz Arifin Ilham Meninggal, Abdul Somad Tak Sempat Melayat

Arifin Ilham, Foto: Tagar

Salah satu ustaz terkenal di Tanah Air, Arifin Ilham meninggal dunia di usia ke 49 tahun, Rabu 22 Mei 2019 malam, di RS Kanker Penang Malaysia, saat sedang dirawat.

Saat Pengasuh Pondok Pesantren Az-Zikra menghembuskan napas terakhir hingga dimakamkan, Abdul Somad tak sempat melayat ke Bogor, Jawa Barat. Ulama yang aktif berdakwah di Riau dan Negeri Jiran, Mustafa Umar mengungkapkan sebab Abdul Somad tak bisa hadir.

Rupanya Ustaz Abdul Somad tengah berada di Sudan untuk menjalani program doktor.

"Ustaz Abdul Somad sedang berada di Sudan. Kerap disebut UAS, dapat cuti tiga tahun untuk menempuh pendidikannya," ucap orang dekat Abdul Somad, Kamis 24 Mei 2019.

Kedekatan Abdul Somad dengan almarhum sering terlihat bersama dalam berbagai kesempatan saat menyampaikan ceramah. Jenazah Ustaz Arifin Ilham dimakamkan di kawasan Masjid Az-Zikra Gunung Sindur, Bogor.

Menderita Kanker

Ustaz Arifin Ilham menderita kanker nasofaring lalu sembuh. Kemudian kena kanker kelenjar getah bening stadium empat. Limfoma atau kanker kelenjar getah bening cukup banyak ditemui di Indonesia. Menurut data Globocan, jenis limfoma non-Hodgkin merupakan kanker nomor 7 yang sering dijumpai di Indonesia.

Dokter dari Divisi Hematologi Onkokogi Medik Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM, Dr.dr Andhika Rachman SpPD-KHOM mengatakan, limfoma bisa disebabkan oleh berbagai faktor.

Kanker ini terjadi karena pertumbuhan yang berlebihan dari sistem kekebalan tubuh atau sel limfosit. Jenis kanker ini uga dikenal dengan istilah Limfoma Non-Hodgkin (LNH) dan Limfoma Hodgkin (LH).

Berbeda dengan jenis kanker pada umumnya, kanker ini bisa terjadi di bagian tubuh mana saja dan termasuk berbahaya mengingat gejalanya bisa nampak maupun tak nampak, karena tidak semua kejadian kanker terdapat benjolan yang dirasakan.

Gejala Kanker Kelenjar Getah Bening

1. Demam

Banyak penyakit yang menimbulkan gejala demam. Tapi, pada pasien limfoma, demam yang terjadi biasanya tidak terlalu tinggi, yaitu sekitar 37 derajat celsius dan tidak pernah lebih dari 38 derajat celsius. Demam pun akan hilang timbul.

2. Kelelahan

Pasien limfoma biasanya juga akan merasa sangat lelah atau lemah. Misalnya, napas menjadi pendek dan sulit bernapas saat tingginya aktivitas, padahal sebelumnya baik-baik saja.

3. Perut terasa penuh

Gejala lainnya, yaitu perut terasa nyeri atau kurang nyaman. Selain itu juga terasa penuh di perut. Jika beberapa gejala ini muncul terus-menerus, sebaiknya segera periksa ke dokter.

4. Berkeringat malam hari

Berkeringat malam hari yang menjadi gejala limfoma bukan karena melakukan aktivitas fisik. Pada pasien limfoma, bisa keluar keringat pada malam hari, meskipun udara dingin atau kamar memakai AC. Hal ini disebabkan metabolisme sel yang terganggu. Terkadang disertai meriang dari malam sampai dini hari, hingga tubuh terasa gatal-gatal.

5. Bengkak di daerah kelenjar getah bening

Kanker ini awalnya akan menimbulkan bengkak atau benjolan di daerah tubuh yang terdapat kelenjar getah bening. Umumnya muncul di sekitar leher, ketiak, dan pangkal paha. Belum tentu leher bengkak itu limfoma. Kalau limfoma, benjolannya biasanya lebih dari satu atau seperti bergerombol dan tidak terasa sakit.

6. Penurunan berat badan

Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas juga perlu diwaspadai limfoma. Biasanya, penurunan berat badan lebih dari 10 persen dan setidaknya terjadi selama 6 bulan.

Comments

Popular posts from this blog

Wali Kota Makassar Harap Mubaligh Jadi Pemersatu

Berharap Derita Akibat Anak Krakatau Segera Berakhir

Jalan Tol Beri Arti Bangkitkan Ekonomi Daerah